Lagi, Rp 13,3 Miliar Untuk Pasar Modern Muara Aman

0
484
Plt. Kepala Dinas PUPR Lebong, Joni Prawinata, SE., M.Si

GO BENGKULU, LEBONG – Pembangunan Pasar Modern Muara Aman dilanjut. Kabarnya bangunan yang sudah menelan anggaran hampir Rp 30 miliar itu akan kembali dilanjut dengan kucuran anggaran yang bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) tahun 2020 dengan pagu anggaran sebesar Rp 13,3 miliar.

Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lebong, Joni Prawinata, SE, M.Si, mengatakan, dengan pagu anggaran senilai Rp 13,3 miliar itu ditargetkan akan selesai hingga lantai 2 saja, baru kemudian akan dilanjut lagi di tahun berikutnya (2021) untuk lantai 3 dan 4.

“Sudah kita limpahkan ke bagian pengadaaan barang dan jasa (BPBJ), kabarnya saat ini sudah di tahap upload penawaran,” kata Joni, Kamis (25/6).

Tahun depan, lanjut Joni, pihaknya akan kembali menganggarkan anggaran senilai Rp 10 miliar untuk menyelesaikan lantai 3 dan 4, berikut fasilitas pendukung, seperti eskalator, lift barang dan lanskap.

“Mudah-mudahan tahun depan lantai 1 dan 2 sudah bisa ditempati oleh pedagang, sembari kita melanjutkan pembangunan lantai 3 dan 4 berikut fasilitas pendukung lainnya,” ungkap Joni.

Kembali mengingatkan, berdasarkan perencanaan awal untuk menyelesaikan Pasar Modern Muara Aman  Ex. Kios Pasar Muara Aman tersebut  hingga selesai 100 persen diperkirakan akan menghabiskan anggaran sekitar Rp 31 miliar, namun pada kenyataannya tidak begitu dan anggaran yang dibutuhkan jauh dari perkiraan awal.

Pembangunan pasar tersebut dimulai sejak tahun 2018 lalu dengan pagu anggaran sebesar Rp 16,8 miliar. Kemudian dilanjut lagi di tahun 2019 dengan pagu anggaran Rp 15 miliar. Di tahun ke tiga ini (2020) bangunan tersebut dilanjut kembali dengan pagu anggaran sebesar Rp 13,3 miliar. Kabarnya tahun depan (2021) Pemkab Lebong kembali akan menyiapkan anggaran sebesar Rp 10 miliar untuk pasar tersebut dengan target selesai 100 persen berikut segala fasilitas pendukung lainnya. Dengan demikian bisa disimpulkan, untuk menyelesaikan bangunan pasar tersebut hingga selesai akan menghabiskan anggaran sekitar Rp 50 miliar. (YF)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here