KPUD Kaur Gelar Rapid Test, 2 Komisioner Tidak Hadir

0
211

GO BENGKULU, KAUR – Setelah sempat ditunda lantaran wabah Covid-19, akhirnya tahapan pilkada serentak 2020 dilanjutkan dan ditetapkan pemungutan suara akan digelar 9 Desember mendatang. Keputusan itu tertuang dalam Perppu No.2 Tahun 2020 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota. Dalam perppu tersebut disebutkan pilkada serentak 2020 akan digelar 9 Desember mendatang.

Menindaklanjuti itu, KPU RI mengeluarkan PKPU No. 5 tahun 2020 tentang tahapan lanjutan Pilkada serentak. Kemudian disusul surat KPU Nomor 441/PL.02-SD/01/KPU/VI/2020 tentang instruksi kepada KPU Provinsi dan KPU Kabupaten untuk mengaktifkan kembali anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pengutan Suara (PPS) serta sekretariat PPK dan PPS.

Menindaklanjuti surat KPU Nomor 441/PL.02-SD/01/KPU/VI/2020, KPUD Kabupaten Kaur telah mengaktifkan kembali anggota PPK dan PPS Kabupaten setempat untuk melaksanakan tugasnya dalam tahapan pilkada serentak 2020. Guna memastikan semua penyelenggara pemilu di jajarannya (KPU,red) dalam keadaan sehat dan tidak terjangkit wabah Covid-19, KPUD Kaur menggelar rapid test kepada seluruh jajarannya, mulai dari komisioner, staf, anggota PPK, dan anggota PPS, pada Senin (22/6).

Ketua KPUD Kaur, Mexxy Rismanto, SE, dibincangi awak gobengkulu.com beliau mengatakan, guna memastikan semua penyelenggara Pemilukada di jajarannya sehat dan bebas dari Covid-19, pihaknya meminta kepada tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kaur untuk melakukan rapid test. Dari rapid test yang digelar hasilnya semua negatif.

“Ada 44 orang yang mengikuti rapid test tadi, semuanya negatif,” kata Mexxy

Mexxy juga mengatakan, dari 44 orang yang ikut itu masih ada 2 orang komisioner dan sekretaris KPU yang berhalangan hadir.

“Dua orang komisioner dan sekretaris berhalangan hadir hari ini, nanti mereka akan melakukan rapid test susulan,” terang Mexxy. (BoB)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here