Oknum Anggota DPRD Kaur Dilaporkan atas Dugaan Tindak Pidana Pemerasan

0
1295

GO BENGKULU, KAUR – Oknum anggota DPRD Kabupaten Kaur, dilaporkan ke Satreskrim Polres Kaur. Oknum berinisial PR tersebut dilaporkan atas dugaan tindak pidana pemerasan yang dilakukannya terhadap Supriadi (32), warga Desa Muara Dua, dan Herianto (31), warga desa Suku Tiga, Kecamatan Nasal.

Diceritakan oleh kuasa hukum korban, Sopian Saidi Siregar, SH, M.kn, dua orang kliennya diduga menjadi korban tindak pidana pemerasan yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Kaur yang dilaporkannya itu. Dari keterangan yang disampaikan kliennya, Sopian menceritakan, PR melalui orang suruhannya, PD, menghubungi korban dan meminta sejumlah uang. Modusnya jika uang tersebut tidak dipenuhi maka PR melalui orang suruhannya mengancam akan melaporkan korban ke polisi dan akan dipenjarakan, terkait perkara penggelapan 4 batang kayu gaharu. Dalam perkara itu korban merupakan saksi dan tersangkanya sudah ditahan.

Merasa takut dengan ancaman tersebut, dua korban lalu menyerahkan uang yang diminta oleh PR. Uang diserahkan secara bertahap, pertama pada tanggal 17 Mei 2020, Supriadi menyerahkan uang kepada PD sebesar Rp 3 juta untuk disampaikan ke PR.

Lalu disusul pada tanggal 30 Mei, Herianto kembali menyerahkan uang sebesar Rp 2 juta, tapi kali ini uang diserahkan langsung kepada PR di rumahnya tanpa melalui perantara PD.

Merasa diperas oleh PR, korban kemudian melapor ke Polres Kaur, Rabu (17/6).

“Korban ngasih uang kepada PR lantaran takut akan dipolisikan oleh oknum anggota DPRD Kaur tersebut,” terang kuasa hukum korban, Sopian.

Lebih jauh Sopian menceritakan, laporan yang disampaikan kliennya sudah diterima di Unit Pidana Umum (pidum), Satreskrim Polres Kaur, pada Rabu (17/6).
“Laporan sudah kita bikin dan diterima Unit Pidum Satreskrim Polres Kaur, semoga saja akan segera ditindak lanjut,” ungkapnya.

Sementara Kapolres Kaur, AKBP. Puji Prayitno, S.I.K., MH, melalui Kasat Reskrim, Iptu. Pedi Setiawan, SH, membenarkan adanya laporan tersebut. Sejauh ini pihaknya masih mendalami laporan dan masih memintai keterangan dari korban dan saksi.
“Iya masih kita dalami dan kita sudah meminta keterangan dari pelapor, untuk langkah selanjutnya,” ujar Kasat. (BoB)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here