/
/
headlineLebong

Tidak Kantongi KTP Lebong Wajib Putar Balik

229
×

Tidak Kantongi KTP Lebong Wajib Putar Balik

Sebarkan artikel ini

GO BENGKULU, LEBONG – Guna mempertahankan zona hijau, Pemerintah Kabupaten Lebong menjaga ketat di dua penjuru pintu masuk, yakni, perbatasan Lebong – Bengkulu Utara dan Perbatasan Lebong – Rejang Lebong. Dua pintu masuk itu dijaga ketat selama 24 jam setiap harinya dan dilakukan pemeriksaan secara intensif kepada siapa saja yang akan masuk ke Kabupaten Lebong tanpa kecuali.

Dikatakan Kapolres Lebong, AKBP.Ichsan Nur, S.I.K, dirinya telah memastikan dan menegaskan kepada tim gugus tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lebong, untuk menjaga ketat dan memeriksa siapa saja yang akan masuk ke Kabupaten Lebong. Dia juga menegaskan, bagi yang tidak mengantongi KTP Lebong atau orang yang berasal dari luar Provinsi Bengkulu jangan harap bisa masuk ke Kabupaten Lebong dengan alasan apapun.

“Kalau tidak mengantongi KTP Lebong, atau yang berasal dari luar daerah Provinsi Bengkulu jangan harap bisa masuk ke Kabupaten Lebong, terlebih lagi jika berasal dari wilayah zona merah, akan kita suruh putar balik,” kata kapolres, beberapa hari lalu, Rabu (6/5).

Dirinya menyebut, untuk mempertahankan zona hijau dan salah satu langkah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, disiplin harus ditegakkan. Mulai dari penjagaan pintu masuk dan penerapan protokol kesehatan.

“Siapa saja yang mau masuk ke Kabupaten Lebong, tanpa kecuali termasuk warga Lebong itu sendiri, jika usai bepergian harus mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan, di posko penjagaan kita wajibkan untuk mencuci tangan dan kita periksa suhu badannya,” tegas Kapolres.

Ditanya apakah tidak ada toleransi bagi orang dari luar daerah yang akan bekerja atau berinvestasi di Kabupaten Lebong untuk datag ke Lebong, dia tetap menegaskan tidak bisa. Dikatakannya, orang luar daerah boleh masuk ke Lebong asal ada bukti hasil uji Swab yang menyatakan dianya (orang yang mau masuk ke Lebong,red) negatif, jika tidak bisa menunjukkan hasil uji Swab dirinya tetap bersikeras tidak akan mengizinkan masuk dan akan dipaksa putar balik.

“Kalau orang dari luar daerah Provinsi Bengkulu ingin masuk ke Kabupaten Lebong, saya pastikan tidak bisa, kecuali dia mengantongi hasil uji Swab yang menyatakan negatif. Kalau bisa tunjukan hasil Swab negatif, kita persilahkan masuk. Ingat, Hasil uji Swab ya, bukan rapid test tapi Swab,” beber Kapolres.

Ditambahkan Bupati Lebong, H.Rosjonsyah, S.I.P., M.Si, hal itu perlu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran covid-19 jangan sampai menyebar di Kabupaten Lebong, karena hingga saat ini Kabupaten Lebong masih zona hijau.

“Kita tidak mau kecolongan, jangan sampai nanti ada warga dari luar yang datang dari zona merah membawa virus ke Kabupaten kita yang masih berstatus zona biru ini, lebih baik mengantisipasi sebelum terjadi,” katanya. (YF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *