Bupati Rosjonsyah Pastikan Bantuan Covid-19 Akan Dibagikan Secara Merata

0
584

GO BENGKULU, LEBONG – Empat ODP (Orang Dalam Pemantauan) di Kabupaten Lebong yang tersebar di beberapa kecamatan, mendapat bantuan berupa beras dan mie instan dari Pemerintah Kabupaten Lebong. pemberian bantuan tersebut dimaksud agar yang bersangkutan bisa fokus dan benar-benar dapat melakukan isolasi mandiri secara maksimal tanpa terkontaminasi dengan masyarakat luar. Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati H. Rosjonsyah, S.I.P., M. Si, melalui masing-masing camat untuk kemudian diteruskan ke ODP tersebut, Rabu (6/5).

Dikatakan bupati, untuk sementara bantuan disalurkan kepada ODP, tapi ke depan, dalam waktu dekat beliau pastikan bantuan akan disalurkan secara merata kepada seluruh Kepala Keluarga (KK) yang ada di Kabupaten Lebong, tanpa kecuali. Menurutnya, dampak Covid-19 tidak hanya menyerang masyarakat pra sejahtera saja, tapi lebih dari itu, dampak Covid-19 menyerang semua lapisan masyarkat tanpa mengenal profesi, tingkatan dan jabatan. Untuk itu, saat ini dia mengaku sedang menginstruksikan kepada Dinas PMD-Sos dalam hal ini Bidang Sosial untuk mendata kepada siapa saja bantuan akan disalurkan, agar lebih tepat guna dan tepat sasaran.

“Saat ini Bidang Sosial Dinas PMD-Sos, sedang mendata kemana saja bantuan akan dibagikan. Yang pasti kita akan bagikan kepada seluruh KK yang ada di Kabupaten Lebong tanpa kecuali. Namun demikian, bantuan yang kita salurkan itu nanti tidak boleh tumpang tindih dengan program bantuan lainnya, misalkan, yang sudah dapat bantuan program PKH atau bantuan BPNT, mereka tidak kita bagikan lagi, karena bantuan ini sifatnya tidak boleh tumpang tindih,” kata bupati.

Lebih jauh bupati mengatakan, Kabupaten Lebong akan menyisihkan sebanyak Rp 34 miliar dari APBD utuk penanganan Covid-19 ini. Uang itu nanti, lanjut bupati, akan digunakan untuk penanganan dan pencegahan penyebaran wabah Covid-19, baik untuk posko, pengadaan APD, ataupun penyaluran bantuan kepada masyarakat dan kegiatan lain dalam hal antisipasi penyebaran virus yang berasal dari Negeri Cina itu.

“Kita akan sisihkan (refocusing) anggaran APBD sebesar Rp 34 miliar, dana itulah nanti yang akan kita gunakan untuk penanganan penyebaran wabah Covid-19 di Kabupaten Lebong,” lanjutnya.

Ditanya terkati bantuan seperti apa yang akan disalurkan kepada masyarakat dari anggaran APBD yang disisihkan itu, beliau menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lebong tidak akan menyalurkan bantuan berbentuk uang, tapi akan disalurkan dalam bentuk sembako. Untuk bantuan berbentuk uang, dia mengatakan, akan disalurkan oleh pemerintah yang sumbernya dari APBN Kementrian Sosial dan ada juga yang dari Dana Desa.

“Kita hanya akan salurkan bantuan berbentuk sembako saja, kalau untuk bantuan bebentuk uang akan disalurkan oleh pemerintah pusat yang sumbernya dari APBN Kemensos dan ada juga yang melalui Dana Desa. Tapi pada intinya penerima bantuan tidak boleh tumpang tindih,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD-Sos, Reko Haryanto, S.Sos., M.Si, mengatakan, saat ini jumlah Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau jumlah warga yang miskin dan rawan miskin di Kabupaten Lebong mencapai 10.780 Kepala Keluarga (KK). Enam hingga tujuh ribu di antaranya sudah mendapat bantuan dari program PKH dan ada juga yang dapat dari program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kemensos.

“Masih ada sekitar 4 ribu kepala keluarga yang terdaftar di DTKS yang belum tersentuh bantuan sama sekali, mereka ini nanti akan kita prioritaskan untuk mendapat bantuan dari pemerintah pusat ataupun pemerintah provinsi,” terangnya.

Tampak hadir dalam penyerahan bantuan tersebut, Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur, S.I.K, perwakilan dari TNI, Sekda Lebong H. Mustarani Abidin, SH., MSi, Kepala Cabang (Kacab) Bank Bengkulu Muara Aman, dan segenap pejabat di lingkup Pemkab Lebong. (YF)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here