Satu Pasien Asal Lampung Dinyatakan Positif, Bengkulu Masuk Zona Merah

0
483

GO BENGKULU – Setelah berbagai upaya dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di wilayah Provinsi Bengkulu akhirnya jebol juga. Senin (30/3) malam, Pemerintah Provinsi Bengkulu menerima hasil uji labolatorium yang menyatakan satu pasien asal Lampung yang dirawat di RS M Yunus Bengkulu dinyatakan positif COVID-19.

Disampaikan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, dalam press release Selasa (31/3) pagi, pasien tersebut adalah NS (50), warga asal Lampung Selatan yang datang ke Provinsi Bengkulu pada 5 Maret 2020 lalu dengan menumpangi bis Putra Rafflesia. NS adalah jemaah tabligh yang datang bersama jemaah lainnya dan mereka tinggal bersama (jemaah tabligh, red) di Masjid Agung At Taqwa Kota Bengkulu, sekira 2 minggu.

Setelah beberapa hari di Kota Bengkulu,  NS jatuh sakit dan sempat dirawat di RS Kota Bengkulu. Kemudian pada tanggal 24 Maret, NS dirujuk ke RS M Yunus. Setelah dua hari dirawat di RS M Yunus, lanjut Rohidin, tepatnya pada tanggal 26 Maret, spesimen dari NS dikirim ke labolatorium Palembang. Baru pada Senin (30/3) malam, diperoleh kabar hasil dari uji labolatorium yang dikirim beberapa hari lalu dinyatakan positif virus Corona.

“Malam tadi kita dapat kabar dari hasil uji labolatorim Palembang spesimen yang kita kirim beberapa hari lalu dinyatakan positif suspect COVID-19, dan pagi ini kita dapat kabar duka, yang bersangkutan (NS) meninggal,” sampai Rohidin.

Dengan demikian, lanjut Rohidin, terhitung sejak Selasa, 31 Maret 2020, Provinsi Bengkulu berubah status dari siaga menjadi darurat. Beliau juga menghimbau kepada seluruh stakeholder dan seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan meningkatkan upaya antisipasi agar wabah COVID-19 tidak menyebar lebih luas lagi.

“Saya minta kepada seluruh stakeholder dan seluruh lapisan masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan upaya antisipasi terhadap wabah COVID-19. Tapi harus tetap tenang, dan lakukan upaya-upaya positif dan pastinya jalani pola hidup sehat,” himbaunya. (**)

Data per 30 Maret 2020, pukul 17.00 WIB

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here