Pesta Pernikahan di Kaur Dibubarkan Polisi

0
489

GO BENGKULU, KAURSepertinya maklumat yang dikeluarkan Kapolri beberapa waktu lalu tentang larangan menggelar acara yang sifatnya mengumpulkan orang banyak, termasuk resepsi pernikahan, belum begitu diindahkan masyarakat. Terbukti masih ada saja warga yang nekat menggelar acara keramaian dan mengundang kerumunan manusia. Hal itu sangat bertentangan dengan salah satu upaya melawan COVID-19 yakni, memperbanyak kegiatan di dalam rumah, menjaga jarak dan menghindari kerumunan manusia.

Menyikapi hal itu, petugas dari kepolisian tidak ingin tinggal diam dan langsung mengambil tindakan tegas, yakni pembubaran.

Seperti yang terjadi di kediaman Mukim Ilyas warga Desa Awat Mata, Kecamatan Semidang Gumay, Kabupaten Kaur yang tengah melangsungkan resepsi pernikahan anaknya pada Sabtu (28/3) pagi, sekira pukul 09.30 WIB, dibubarkan oleh petugas dari Polsek Kaur Tengah. Pembubaran dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyebaran virus Corona. Pembubaran dipimpin langsung oleh Kapolsek Kaur Tengah, AKP. Muhammad Yusman, beserta jajaran.

“Ini kami lakukan demi mencegah penyebaran virus corona, sesuai dengan Maklumat Kapolri dan pemerintah, tentang larangan adanya pesta pernikahan, reuni, pesta ulang tahun, yang mengumpulkan banyak orang. Ini bagian dari memutus mata rantai penyebaran virus corona,” kata Kapolsek.

Kapolsek juga menjelaskan, pembubaran itu bukan untuk kepentingan polisi, tapi demi kepentingan orang banyak.

“Maka dengan ini, kami meminta hajatan ini ditunda, ini bukan demi kepetingan polisi, tapi demi kepentingan masyarakat banyak,” terang Kapolsek.

Kapolsek meminta kepada pemilik hajat untuk menunda hajatan tersebut. Apabila tetap melakukannya, maka pihaknya akan melakukan tindakan hukum.

“Ini merupakan kebijakan pemerintah, kita tidak tahu mungkin di antara yang datang di pesta ini membawa virus yang dampaknya akan merugikan masyarakat disini,” imbuhnya. (BoB/BT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here