Cegah Corona, Siswa di Kepahiang Belajar dari Rumah

0
341

GO BENGKULU, KEPAHIANG – Terhitung mulai Rabu (18/3), Pemkab Kepahiang  menginstruksikan kepada seluruh sekolah tingkat PAUD, SD dan SMP se-Kabupaten Kepahiang agar memberlakukan sistem belajar di rumah. Belajar di rumah diberlakukan hingga 31 Maret mendatang.

Bukan hanya para siswa, Pemkab Kepahiang juga menghimbau kepada seluruh ASN agar tidak melakukan perjalanan dinas luar kota/dinas luar (DL) untuk sementara waktu sampai situasi dipastikan aman. Langkah tersebut diambil sebagai salah satu upaya untuk pencegahan penyebaran virus corona.

Menyikapi langkah yang diambil Pemkab Kepahiang tersebut, ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kepahiang, H. Rabiul Jayan, S.A. mengapresiasi dan menghimbau agar seluruh masyarakat tetap tenang dan tetap menjaga kebersihan agar terhindar dari wabah virus corona.

“Harap tetap tenang, jangan panik dan tetap jaga kebersihan agar terbebas dari wabah virus corona,” ungkapnya, Rabu (18/3).

Beliau juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ingin melakukan ibadah sholat agar membawa sajadah sendiri dan untuk kaum perempuan agar membawa mukena sendiri. Lebih jauh dirinya mengajak kepada seluruh umat Muslim agar senantiasa menjaga wudhu. Menurutnya, konsep wudhu adalah kebersihan. Wudhu bisa membersihkan badan sekaligus membersihkan hati.

“Lebih baik antisipasi sebelum terjadi dari pada mengobati setelah terjadi,” imbuhnya.

 “Tetap jaga kebersihan diri dan jaga kebersihan hati, jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan bahwa engkau di jalan Allahirabbi.(OJ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here