Sekda Pertanyakan Kinerja Manajer PLN

0
463
Sekretaris Daerah Lebong, H. Mustarani Abidin, SH., M.Si

GO BENGKULU, LEBONG – Perkara mati lampu di Kabupaten Lebong sepertinya belum berujung, bagaimana tidak hingga sekarangpun pedaman masih kerap dilakukan pihak PLN dengan alasan yang sama yakni, perawatan/perbaikan jaringan. Tidak jarang dalam satu minggu terjadi pemadaman berulang-ulang tanpa pemberitahuan sebelumnya. Hal demikian itu menimbulkan keluhan dan rasa kecewa yang mendalam bagi masyarakat Lebong. Tambah lagi pihak PLN selalu mensosialisasikan agar pelanggan melakukan pembayaran tepat waktu bahkan pihak PLN bisa saja melakukan pemutusan sepihak jika pelanggan tidak memenuhi kewajibannya, berbandingg terbalik dengan pelayananan yang disuguhkan ke pelanggan.

“Kami sangat kecewa dengan pelayanan PLN, kita selalu dikasih peringatan agar bayar listrik tepat waktu, terlambat bayar kita didenda, malah bisa-bisa listrik kita diputus. Sementara giliran lampu sering mati, usaha kita dak jalan, bahkan kalu ada peralatan listrik kita yang rusak gara-gara lampu sering mati PLN dak mau tanggungjawab,” Ujar  Rinto, salah satu warga Lebong yang mengaku kecewa dengan pelayanan PLN.

Menyikapi itu, sekretaris daerah, H. Mustarani Abidin, SH., M.Si, angkat bicara, beliau mempertanyakan kinerja manajer PLN, beliaupun mengaku resah dengan kondisi sekarang ini (sering mati lampu, red). Menurutnya tidak semestinya daerah yang terkenal dengan lumbung energi selalu mendapat giliran pemadaman. Beliau juga menyebut, di Kabupaten Lebong sudah ada 2 pembangkit listrik yang suda produktif bahkan sudah bisa menyuplai untuk kebutuhan listrik daerah luar Kabupaten Lebong.

“Saya pertanyakan kinerja Manajer PLN yang baru ini, dulu Lebong tidak pernah mati lampu tapi sekarang hampir setiap minggu. Lebong kaya energi listrik, bahkan kita sudah bisa menyuplai daerah luar, sangat lucu sekali daerah penyuplai tapi selalu mati lampu,” bebernya.

Ditambahkannya, kalau alasannya mati lampu karena ada pemeliharaan atau perawatan jaringan, PLN semestinya harus punya target sampai kapan, jangan selalu beralasan. Menurutnya, sangat pantas sekali kinerja PLN dipertanyakan.

“Jangan selalu beralasanlah, kalau memang ada perbaikan seharusnya ada target, masa sudah hampir berapa bulan dak selesai-selesai.  Kita lihat saja dalam waktu dekat ini kalau memang tidak ada perubahan kita akan surati secara resmi pihak PLN nya,” imbuh sekda.

Menariknya, sekda juga mengatakan, seorang kepala daerah juga punya hak untuk merekomendasikan pergantian manajemen suatu perusahaan di wilayahnya kalau dinilai tidak bisa kerja dan berdampak merugikan daerah.

“Kalau memang tidak bisa kerja dan dianggap merugikan daerah, kepala daerah bisa saja merekomendasikan untuk pergantian manajemen perusahaan, Lebong ini punya kita, kita tidak mau kalau ada yang merusak ataupun merugikan daerah,” cetus Sekda.

Informasi berkembang, kabarnya hari Sabtu lusa tanggal 15 Februari, PLN akan kembali melakukan pemadaman yang akan dimulai dari pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan alasan perbaikan wiring kWh meter INC TD#2 30 MVA. (YF)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here