Mahasiswi Unib Ditemukan Terkubur

0
1384

GO BENGKULU – Setelah sebelumnya sempat dikabarkan hilang, Wina Mardiani (20), mahasiswi semester 5 Universitas Bengkulu (UNIB), asal Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu ditemukan tewas terkubur tanpa busana di belakang tempat kosnya di Jl. WR. Supratman, Kandang Limun, Kota Bengkulu, pada  Minggu (8/12) sekira pukul 17.00 WIB.

Diceritakan paman korban, Ery Zulayat, berawal dari kecurigaan pihak keluarga dengan kaburnya salah satu penghuni kosan yang boleh dikatakan beliau adalah penjaga kosan tempat korban tinggal. Dari kecurigaan itu pihak keluarga bersama warga setempat mencoba menyisir seputaran kos-kosan. Dari hasil penyisiran ditemukan tanda-tanda yakni, sepatu milik korban. Kemudian rombongan melanjutkan ke arah bawah (rawa) dan ditemukan lagi ada lobang kecil, cangkul dan ember beserta bekas pohon keladi yang masih baru mati. Kemudian paman korban mencoba menginjak-nginjak lobang tersebut dan ternyata lobang itu dangkal diperkirakan sekitar 50 cm dan diperkirakan tidak mungkin untuk ukuran tubuh manusia.

Tidak berhenti sampai di situ, lanjut paman korban, rombongan kemudian melanjutkan ke arah depannya dan ditemukan lagi ada bekas lobang galian yang masih baru dan diperkirakan ukurannya memungkinkan untuk seukuran tubuh manusia. Rombongan kemudian mencoba untuk menggali lobang tersebut. Baru menggali sekitar 30 cm ditemukan bekas semen yang masih dalam karung tapi sudah membatu. Bekas semen tersebut kemudian diangkat dan dikeluarkan. Kemudian ditemukan lagi buah kelapa dan potongan batang keladi yang masih baru.

Dari tanda-tanda tersebut, jelas dia, semakin menguatkan keyakinan para rombongan pencari untuk menggali di situ. Upaya penggalian dilanjutkan dan ditemukan lagi ada bekas pecahan tembok yang persis mirip dengan warna tembok kosan korban yakni berwarna hijau daun dan terdapat minyak yang diduga lemak hewani (manusia, red) dan beberapa tanda-tanda lainnya yang membuat keyakinan semakin kuat bahwa korban dikubur di situ. Setelah melakukan berbagai upaya dengan menyingkirkan beberapa batuan besar yang ditumpukkan di dalam lobang tersebut, ternyata memang benar korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi kepala terbungkus karung.

“Awalnya ada kecurigaan kita dengan kaburnya salah satu penghuni kosan yang meninggalkan tempat setelah datangnya ibu RT dan mencercanya dengan beberapa pertanyaan. Di situ tertera kosan putri dan ternyata di bagian belakang ada laki-laki beberapa kamar. Dan tidak pernah di antara penghuni yang bagian belakang melapor dengan RT setempat. Setelah dicerca beberapa pertanyaan oleh ibu RT ada seseorang yang meninggalkan tempat, sementara dia punya tanggung jawab di situ, boleh dikatakan penjaga kos-kosan lah. Dari itulah awalnya kita punya inisiatif untuk mencari di seputaran kosan,” cerita paman korban.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum dapat memberikan keterangan terkait peristiwa itu lantaran masih dalam penyelidikan.

“Kasus ini sedang ditangani oleh Kepolisian, untuk sementara kami hanya bisa kasih keterangan korban sudah ditemukan,” kata Kapolsek Muara Bangkahulu, AKP.Jauhari.

Data terhimpun, korban terakhir menghubungi orang tuanya pada Selasa (3/12) sekitar pukul 10.00 WIB. Info sementara beberapa barang milik korban juga hilang berupa, sepeda motor jenis Scoopy warna abu-abu BD 6425 NU, dompet berisi kartu identitas dan ATM, dan 1 unit HP merk Oppo.(***)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here