/
/
headlinekepahiang

Antisipasi Tindak Pidana Korupsi, Korpri Kepahiang Gelar Sosialisasi

90
×

Antisipasi Tindak Pidana Korupsi, Korpri Kepahiang Gelar Sosialisasi

Sebarkan artikel ini

GO BENGKULU, KEPAHIANG – Belakangan terakhir kerap kali dijumpai ASN yang tersandung hukum dalam menjalankan kegiatannya. Guna meminimalisir itu Korpri Kabupaten Kepahiang menggelar sosialisasi sebagai salah satu upaya pencegahan, bertempat di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang, Rabu (20/11).

Sekretaris Korpri, Sanisa, S.I.P., MM. dibincangi awak gobengkulu.com, Rabu (20/11), beliau menyebutkan kegiatan yang digelarnya itu sebagai salah satu upaya untuk pencegahan terhadap ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepahiang agar tidak melakukan penyimpangan ataupun korupsi dalam menjalankan tugasnya. Dengan demikian diharapkan ke depannya tidak ada lagi ASN yang tersandung tindak pidana korupsi, narkoba dan tindak melanggar hukum lainnya.

“Kegiatan ini sebagai salah satu upaya kita dalam pencegahan korupsi, khususnya untuk ASN yang berada di ruang lingkup Pemerintahan Kabupaten Kepahiang,” ujar Sanisa.

Ditambahkannya, seharusnya kegiatan sosialisasi pencegahan korupsi terhadap ASN itu digelar setiap tahun agar para ASN akan selalu ingat tupoksinya dan menjauhi tindak pidana melawan hukum. Hanya saja untuk tahun ini anggarannya di post kan di anggaran perubahan, sehingga kegiatan pun digelar di penghujung tahun.

“Seharusnya digelar setiap tahun. Untuk tahun ini anggarannya ada di anggaran perubahan sehingga baru kita laksanakan sekarang.” tuturnya.

Hal senada diungkapkan Kasi Intel Kejari Kepahiang, Arya Marsepa, SH. yang turut hadir sebagai nara sumber dalam kegiatan itu, beliau mengatakan kegiatan itu bagus sebagai upaya untuk pencegahan tindak pidana korupsi. Dijelaskannya, pihak kejaksaan bukan hanya melakukan penindakan tapi juga melakukan upaya pencegahan terhadap tindak pidana korupsi.

“Iya kegiatan ini bagus sebagai upaya pencegahan tindak pidana korupsi. Kami diundang sebagai nara sumber, kita memberikan pencerahan dan mengingatkan kepada seluruh ASN yang ada di lingkungan pemerintahan Kabupaten Kepahiang agar menjauhi yang namanya korupsi, pada intinya pihak kejaksaan tidak hanya melakukan penindakan tapi juga melakukan upaya pencegahan,” jelasnya.

Beliaupun berharap kepada para ASN agar lebih pro aktif dan transparan jangan ada hal-hal yang ditutupi.

“Saya berpesan kalau sudah kita kawal, harap lebih transparan dan koordinasi, jangan lagi ada hal-hal yang ditutup-tutupi, agar kalau ada salah jalan bisa kita tegur,” tambahnya.

Bedasarkan pengalaman yang sudah-sudah ada beberapa titik rawan yang sering dilakukan oleh para ASN, disebutkan Arya, diantaranya dalam hal perencanaa dan pelaksanaan, seperti mark up harga, spj fiktif, dan perjalanan dinas fiktif.

“Berdasarkan pengalaman dari yang pernah kita lakukan penindakan ada beberapa titik rawan yang kerap dijadikan lahan untuk korupsi, seperti mark up harga, spj fiktif, dan perjalanan dinas fiktif,” pungkasnya.

Kegiatan yang digelar di aula Dinas Pendidikan itu dihadiri oleh, seluruh perwakilan OPD, camat, Kabag, perwakilan Puskesmas, sekolah tingkat SD/SMP. (OJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *