Kepahiang Masih Kurang 500 Guru

0
241

GO BENGKULU, KEPAHIANG – Pendidikan adalah pondasi sebuah negara untuk membangun anak bangsa sebagai cikal bakal generasi penerus. Namun demikian, untuk mencapai itu semua dibutuhkan fasilitas, sarana dan prasarana untuk menjalankan program tersebut agar sasaran bisa tercapai.

Hal itu menjadi salah satu keluhan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang, Dr.Hartono, S.Pd., M.Pd. Dikatakannya, salah satu kendala pendidikan di Kabupaten Kepahiang adalah sarana dan prasarana yang masih belum memadai. Tapi diakui Hartono, pihaknya sudah berusaha maksimal untuk memenuhi itu semua, baik dari APBD maupun DAK, tapi masih tetap saja belum mencukupi.

“Salah satu kendala dalam meningkatkan mutu pendidikan adalah sarana dan prasarana, kami sudah berusaha semaksimal mungkin baik dari APBD maupun DAK tapi tetap saja belum cukup. Itu tidak bisa sekaligus tapi bertahap, semoga saja ke depan akan lebih baik lagi,” ujarnya.

Bukan hanya itu saja kendala yang ada, diakuinya di Kabupaten Kepahiang masih kurang tenaga pendidik sesuai dengan kebutuhan yang semestinya. Kekurangan itu pun tidak sedikit, menurutnya berdasarkan laporan dan pantauannya  masih kurang hingga 500 tenaga pendidik. Idealnya dalam satu SD itu minimal 9 orang, 6 orang wali kelas/guru kelas, 1 orang guru olahraga dan 1 orang guru agama.

“Kami masih sangat kurang guru, baik untuk guru SD maupun guru SMP, kurangnya mencapai 500-san, bagai mana mau bagus mutu pendidikan kalau tenaga pengajar kita kurang,” imbuhnya.

Untuk memenuhi itu semua, diharapkannya ke depan ada perekrutan CPNS ataupun P3K untuk formasi guru, agar penyebaran guru bisa merata.

“Harapan kita ke depan ada perekrutan CPNS ataupun P3K untuk guru agar penyebaran guru bisa merata dan mutu pendidikan dapat ditingkatkan,” pungkasnya.(OJ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here