/
/
headlinekepahiang

PDI-P Kabupaten Kepahiang Laris Manis

59
×

PDI-P Kabupaten Kepahiang Laris Manis

Sebarkan artikel ini
Sri Jenang bersama Amwat saat mengambil formulir pendaftaran di Posko PDI-P Kepahiang

GO BENGKULU, KEPAHIANG – Sepertinya dinamika politik menjelang Pilkada 2020 di Kabupaten Kepahiang kian hari kian menarik. Di hari ke lima dibukanya penjaringan bakal calon kepala daerah (balon kada), Partai PDI-P sudah dipinang empat kandidat bakal calon. Di hari libur ini saja, Minggu (15/9) masih ada saja kandidat balon yang mendaftar, yakni Sri Sutarti, SKM., MH. atau yang lebih dikenal dengan Sri Jenang, mendatangi posko PDI-P Kabupaten Kepahiang untuk mengambil formulir penjaringan balon.

Sri Sutarti, berniat meminang partai besutan anak mantan Presiden pertama Indonesia ini dengan menggandeng pasangannya seorang mantan tokoh presidium pemekaran Kabupaten Kepahiang. Sri menggandeng Amwat sebagai wakilnya untuk berkompetisi di Pilkada 2020 mendatang.

“Ini salah satu bentuk keseriusan kita berkopetisi di Pilkada 2020 Kepahiang nanti, bukan hanya ke PDI-P, ke partai lain kita juga menjalin komunikasi,” ujar Sri Jenang, seusai mengambil formulir, Minggu (15/9).

Hal senada disampaikan Amwat yang berdiri sebagai bakal calon Sri Jenang, beliau menyampaikan iktikad baiknya membangun Kabupaten Kepahiang. Salah satunya dengan mewujudkan cita-cita presidium.

“Sebagai salah satu tokoh presidium Kabupaten Kepahiag, saya bertekat membangun Kabupaten Kepahiang dengan mewujudkan cita-cita presidium yakni menciptakan kemakmuran bagi masyarakat Kepahiang dengan memberdayakan potensi SDA yang ada,”sampainya.

Sementara wakil ketua umum penjaringan balon kada Partai PDI-P Kabupaten Kepahiang, Iwan Novianto, A.Md, dikonfirmasi terkait sudah ada empat kandidat bakal calon yang meminang PDI-P, menurutnya hal itu sah-sah saja. Disampailkannya, PDI-P membuka peluang kepada siapa saja untuk mendaftar menjadi bakal calon dari partai PDI-P. Namun demikian partainya punya kriteria sendiri siapa yang akan diusung maju di Pilkada nanti.

“Kita membuka diri, siapa saja berhak mendaftar, tapi nanti tetap keputusan ada di kita, kita tetap akan lakukan seleksi, yang terbaik dan yang memenuhi kriterialah yang akan kita pilih nanti,” jelas Iwan. (OJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *