/
/
headlineLebong

Diduga Keracunan, 6 Warga Biyoa Putiak Dirujuk Kembali ke RSUD

76
×

Diduga Keracunan, 6 Warga Biyoa Putiak Dirujuk Kembali ke RSUD

Sebarkan artikel ini

GO BENGKULU, LEBONG – Warga Biyoa Putiak yang mengalami keracunan pasca makan mi tahu dirumah salah satu warga yang menggelar acara hantaran pernikahan Senin (29/7) malam, hingga hari ini belum pulih dan masih ada yang harus ditangani oleh tim medis.

Sebelumnya diberitakan terdapat 37 orang yang mengalami keracunan dan dilarikan ke Puskesman Ketenong dan RSUD Ujung Tanjung. Namun saat itu tidak ada yang dirawat inap tapi langsung disuruh pulang oleh tim medis.

Ternyata keadaan korban hingga hari ini (1/8) belum membaik,  bahkan ada sebanyak 6 orang terpaksa harus dirujuk kembali ke RSUD Ujung Tanjung karena kondisinya semakin memburuk, lemas dan muntah-muntah.

Camat Pinang Belapis, Erwantoni, S.Pd. ketika dikonfirmasi Kamis (1/8) siang, membenarkan ada sebanyak 6 orang warga Biyoa Putiak yang terpaksa dilarikan ke RSUD dampak dari keracunan Senin malam  itu.

“Enam orang itu terpaksa dilarikan ke RS karena kondisinya tak kunjung membaik dan malah semakin lemas aja, takut terjadi apa-apa akhirnya kita ambil inisiatif untuk merujuk ke RS,”ujarnya.

Dilanjutkan Camat, dari enam orang warga yang dirujuk ke RS pagi tadi, lima orang sudah disuruh pulang oleh tim medis sementara satu orang lagi masih harus dirawat.

“Lima orang sudah disuruh pulang, sementara satu orang lagi masih harus dirawat,”ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan, Rachman, SKM. ketika dikonfirmasi, beliau juga ikut membenarkan ada enam orang yang dirujuk ke RSUD Ujung Tanjung, tapi lima orang sudah disuruh pulang. Ditambahkan Rachman, timnya bersama tim Penyelidikan Epidemiologi (PE) dan tim Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dari Provinsi sudah turun ke lapangan dan mengambil  sampel makanan dan muntahan pasien.

“Tim sudah turun ke lapangan dan ambil sampel makanan dan muntahan pasien, dan sudah dibawa ke Bengkulu untuk dilkukan uji lab. Mudah-mudahan besok ada hasilnya, dan kita bisa pastikan penyebab keracunannya dari mana,”ujar Rachman.(YF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *