/
/
headlinehukum-peristiwaLebong

Diduga Depresi, Pemuda Nangai Tayau Tewas Bunuh Diri

109
×

Diduga Depresi, Pemuda Nangai Tayau Tewas Bunuh Diri

Sebarkan artikel ini

Rabu, 22 Mei 2019

PEWARTA : YOFING DT

GO BENGKULU, LEBONG – Peristiwa memilukan kembali terjadi di Kabupaten Lebong, dipertengahan bulan suci Ramadhan Agustin bin Bandung pemuda 23 tahun warga Desa Nangai Tayau, Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong memilih mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri di kamar mandi rumahnya. Kejadian tragis ini terjadi pada Selasa (21/5) sekira pukul 22.30 WIB. Korban menggantung dirinya di sebuah kayu reng atap kamar mandi dengan menggunakan hordeng. Pada saat itu korban tergantung dengan posisi kaki masi menyentuh lantai dalam keadaan menjinjit.

Kejadian pertama diketahui oleh saudara sepupu korban Lenti (26) yang curiga akan keberadaan korban di dalam kamar mandi yang tak kunjung keluar. Kemudian Lenti memanggil saksi yang lain yakni Soni, Ical dan Adi yang kebetulan saat itu berada di sekitar TKP. Kemudian saksi mendobrak pintu dan benar didapati korban sudah tergantung di kayu reng atap kamar mandi dan diduga saat ditemukan korban sudah meninggal di TKP.

Kapolres Lebong, AKBP.Andree Ghama Putra,SH.S.Ik melalui Kasat Reskrim Iptu.Teguh Ari Aji, S.Ik membenarkan kejadian tersebut. Begitu mendapat laporan dari masyarakat pihaknya langsung turun ke lapangan dan melakukan olah TKP serta meminta keterangan para saksi. Kemudian langsung membawa korban ke RSUD Lebong untuk melakukan visum dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, jadi diduga kuat korban meninggal bunuh diri.

“Diduga kuat korban meninggal bunuh diri, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, tapi saat di RS keluarga korban menolak untuk melakukan otopsi lantaran mereka sangat yakin korban meninggal bunuh diri,”ujarnya.

Dari cerita keluarga korban, lanjut kasat, sebelumnya korban pernah menjalani rehabilitasi di RSJKO Bengkulu pada tahun 2015 lalu, lantaran kecanduan lem aibon. Korban juga belakangan terakhir sering melamun pasca meninggalnya nenek korban, tambah lagi orang tua korban yg saat ini sedang dirawat di rumah sakit dan akan menjalani operasi.

“Dari cerita keluarga korban, kuat dugaan korban mengalami depresi lantaran banyak masalah yang menimpa keluarganya,  terlihat beberapa hari terakhir korban sering melamun,”cerita kasat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *