/
/
headlineLebong

BPNT Akan Segera Diluncurkan di Kabupaten Lebong

62
×

BPNT Akan Segera Diluncurkan di Kabupaten Lebong

Sebarkan artikel ini

Kamis, 16 Mei 2019

PEWARTA : YOFING DT

GO BENGKULU, LEBONG – Bantuan Beras Sejahtera (Rastra) selama ini didistribusikan langsung ke KPM dalam bentuk beras sehingga penyaluranpun sering terkendala, baik cuaca maupun jarak tempuh yang kerap kali dapat menghambat sampainya bantuan ke KPM. Di samping itu, besar kemugkinan cela ketidak tepatan sasaran dan penyimpangan dalam penyaluran itu sendiri. Guna mengantisipasi hal itu pemerintah meluncurkan sebuah inovasi baru yaitu berupa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang nantinya setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan dibekali sebuah Kartu ATM BRI yang setiap bulannya akan di transfer uang dari pemerintah sejumlah Rp110.000,- yang kemudian dapat dibelanjakan di E-Warong yang sudah terkoneksi dengan Bank BRI.

Kepala Dinas PMD-Sos Reko Haryanto, S.Sos.,M.Si. melalui Kepala Bidang Sosial Jimi Tri Susilo,S.St.Pi. dalam acara Sosialisasi Transisi Bantuan Beras Sejahtera (Rastra) ke Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Gedung Aula Bapeda, Kamis (16/5), beliau menyampaikan beberapa prinsip utama BPNT diantaranya, mudah dijangkau dan digunakan KPM, memberikan pilihan dan kendali kepada KPM tentang kapan pemanfaatan dana bantuan, berapa, dan menentukan jenis bantuan pangan yang dibutuhkan (beras dan telur). Kemudian BPNT juga dapat mendorong usaha eceran rakyat untuk memperoleh pelanggan dan peningkatan penghasilan dengan melyani KPM.

“Dengan BPNT KPM dapat menentukan kapan saja mereka butuh dan mengambil bantuan yang telah tersalur ke rekening masin-masing dan mereka juga bebas menentukan mau ambil beras atau telur atau dua-duanya dengan nominal maksimal saldo yang tersisa di ATM masing-masing,”terangnya.

Dikatakan oleh Jimi, program BPNT untuk Kabupaten Lebong masuk gelombang ke II dan diprediksi akan dimulai Agustus mendatang dimana masing-masing E-Warong nanti akan melayani sebanyak 250 KPM. Beliau menghimbau kepada seluruh kepala desa agar memberikan data yang akurat dan benar-benar demi kepentingan masyarakat dan tidak ada unsur kedekatan ataupun kekeluargaan tapi benar-benar warga yang dianggap membutuhkan agar sasaran program benar-benar tercapai dan tidak menimmbul kecemburuan di kalangan masyarakat nantinya.

“Saya menghimbau agar setiap kepala desa dapat memberikan data sesuai dengan fakta lapangan dan tidak ada unssur kepentingan lain, kami dalam waktu dekat akan melakukan verifikasi validasi data BDT agar program benar-benar tepat sasaran,”pungkasnya.

Untuk diketahui saldo yang di tranfer ke ATM KPM BPNT sebesar Rp.110.000,-  setiap bulannya, akan tetapi uang tersebut tidak bisa ditarik tunai tapi cuma bisa dibelanjakan/ditukar barang berupa beras dan/atau telur di E-Warong yang sudah terdaftar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *