/
/
headlinehukum-peristiwamuko-muko

Hendak Mengangkat Jaring Ikan, Bahardin Diserang Buaya

160
×

Hendak Mengangkat Jaring Ikan, Bahardin Diserang Buaya

Sebarkan artikel ini

Senin, 13 Mei 2019

GO BENGKULU, LEBONG – Niat hendak mengangkat jaring ikan, Bahardin (55), warga Desa Gading Jaya, Kecamatan Sungai Rumbai, kabupaten Mukomuko, malah mengalami peristiwa mengenaskan, dirinya diterkam seekor buaya liar di Sungai Air Hitam pada Minggu (12/5) sekira pukul 18.00 WIB. kendati berhasil menyelamatkan diri tapi dirinya mengalami luka yang cukup parah di beberapa bagian tubuhnya. Bahardin berhasil menyelamatkan diri usai melakukan perlawanan dan bertarung dengan buaya. Dari pertarungan itu dia mengalami luka robek di bagian dada, luka di bagian perut, tangan dan paha. Saat ini, korban masih menjalani perawatan di Puskesmas Pondok Suguh.

Data terhimpun, kronologis kejadian bermula saat korban bersama istrinya berangkat ke sungai untuk melihat jaring ikan yang dipasangnya sejak pagi. Setiba di sungai, korban langsung mengangkat jaringnnya, namun pada saat itu jaring korban tersangkut, lalu korban berenang ke tengah untuk melepaskannya. Tapi malang, setibanya di tengah bukannya ikan yang di dapat korban malah mendapat serangan dari seekor buaya liar. Tidak mau menyerah begitu saja saat itu korban melawan dengan sekuat tenaga hingga akhirnya buaya tersebut melepaskan gigitannya lalu korban berenang ke tepi,

Setibanya di tepi, istri korban berupaya menolong korban dan langsung menghubungi anaknya. Melihat kondisi korban saat itu mengalami luka yang cukup parah, anak korban bersama warga setempat yang langsung melarikan korban ke Puskesmas Pondok Suguh sekira pukul 18.25 WIB untuk mendapat perawatan.

Peristiwa mengenaskan itu dibenarkan oleh Kapolres Mukomuko, AKBP. Yayat Ruhiyat, S.Ik., melalui Kapolsek Sungai Rumbai, Ipda. Muhaiyin Ikhsan, S.Tr,K.

”Iya, memang benar ada warga yang diterkam buaya ketika hendak mengangkat jaring ikan yang dipasangnya di sungai. Saat ini, korban masih menjalani perawatan,” ujarnya.

KONTRIBUTOR : YADHI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *