/
/
headlineLebong

Wow, Rp 6 Miliar Bantuan PKH Masuk Ke Lebong

82
×

Wow, Rp 6 Miliar Bantuan PKH Masuk Ke Lebong

Sebarkan artikel ini

Senin, 4 Februari 2019

PEWARTA : YOFING DT

GO LEBONG – Sedikitnya terdapat sebanyak 4917 Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) wilayah Lebong berbondong-bondong ke ATM BRI terdekat untuk mengambil uang bantuan PKH, total nilainya pun sangat fantastis dibanding tahun lalu yakni Rp6.108.625.000,- (Enam miliar seratus delapan juta enam ratus dua puluh lima ribu rupiah).

Dijelaskan oleh Sri Utami, SE, (4/2) selaku Kordinator Kabupaten Lebong uang tersebut sudah masuk ke rekening KPM PKH sejak tanggal 30 Januari dan para KPM mulai mengambil sejak 31 Januari dengan didampingi oleh pendamping PKH, Dinas Sosial dan aparat kepolisian. Namun dalam hal ini tidak semua KPM dapat didampingi karena keterbatasan personil dari pihak PKH dan faktor jarak sementara para KPM butuh uang cepat untuk dapat digunakan.

“Sebenarnya kita ingin memberikan pendampingan ke seluruh KPM, tapi karena keterbatasan personil dan jarak tempuh yang cukup jauh sehingga jadwal yang kita bikinpun tidak bisa terealisasi semua, sementara para KPM ketika tahu uang sudah masuk ke rekening mereka, mereka sudah lebih dulu mengambil ke ATM atau BRI Link terdekat tanpa menunggu pendampingan dari kita, itu wajar saja karena mungkin mereka butuh,” ungkapnya.

Ditambahkan oleh Sri, di tahun 2019 tercatat sebanyak 5033 KPM di Kabupaten Lebong, tapi hanya 4917 KPM saja yang rekeningnya terisi, hal tersebut disebabkan banyak hal salah satunya mungkin ada diantara KPM yang sudah meninggal dunia atau kesalahan nama sewaktu input data sehingga uang tersebut gagal masuk ke rekening mereka. Tapi hal itu sudah ditelusuri dan dicari jalan keluarnya dan dia berjanji akan mengusahakan masuk di tahap dua nanti.

“Memang ada sejumlah KPM yang tercatat dan mengantogi kartu PKH tapi saldo mereka tidak terisi di tahap pertama ini, tapi kami sudah mencari penyebab dan solusinya dan akan kami usahakan masuk di pencairan tahap dua nanti,”jelasnya.

Lebih jauh Sri menjelaskan, jumlah nominal uang yang diterima KPM PKH di tahun 2019 beda dari tahun sebelumnya, nilainya tidak sama tergantung dari komponen apa yang ada pada mereka, tapi maksimal empat komponen yang bisa diakomodir seandainya ada KPM yang mempunyai lebih dari empat komponen maka tetap akan dibayar empat komponen diambil dari nilai yang tertinggi.

“Setiap KPM maksimal empat komponen yang akan diakomodir, kalau seandainya lebih maka tetap akan dibayar empat komponen diambil dari nilai tertinggi ditambah dengan bantuan tetap sebesar Rp550.000,- tapi hanya diberikan di tahap I dan tahap berikutnya tidak ada lagi bantuan tetap,”imbuhnya.

Sri juga menyampaikan, dengan adanya bantuan PKH ini dapat membantu ekonomi masyarakat yang kurang mampu sehingga mereka bisa memenuhi kebutuhannya baik untuk anak usia dini, anak sekolah, ibu hamil, lansia ataupun yang menderita disabilitas berat.

“Semoga dengan adanya program PKH ini dapat mendongkrak ekonomi masyarakat dan uang tersebut dapat dugunakan semaksimal mungkin untuk hal yang bermanfaat agar kedepan ekonomi mereka bisa lebih baik lagi dibanding sekarang,”pungkasnya.

Berikut rincian nilai bantuan komponen setiap jiwa tahun 2019:

1.Ibu hamil Rp2.400.000,-

2.Anak usia dini Rp2.400.000,-

3.SD Rp900.000,-

4.SMP Rp1.500.000,-

5.SMA Rp2.000.000,-

6.Disabilitas berat Rp2.400.000,-

7.Lanjut usia Rp2.400.000,-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *