/
/
headlineLebong

Lion Air Jatuh Lagi,Mantan Pegawai PLTA Lebong Turut Jadi Korban

68
×

Lion Air Jatuh Lagi,Mantan Pegawai PLTA Lebong Turut Jadi Korban

Sebarkan artikel ini

Senin, 29 Oktober 2018

PEWARTA : YOFING DT

GO LEBONG – Pesawat Lion Air, dengan  nomor penenerbangan JT 610, rute Cengkareng menuju Pangkal Pinang pada Senin (29/10) mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari Bandara Udara Internasional Soekarno Hatta, sekira pukul 06:20 WIB. Pesawat regitrasi PK-LQP jenis Boieng 737 MAX 8 tersebut, jatuh setelah 13 menit mengudara pada koordinat S 5’49.052” E 107’ 06.628” (sekitar perairan Kerawang Jawa Barat).

Pada daftar penumpang yang berhasil diperoleh awak media gobengkulu.com,tertera nama Rizal Sputra, yang merupakan salah seorang pegawai PLTA Unit pengendalian Pembangkitan Bengkulu di Kecamatan Ujan Mas,Kepahiang yang sebelumnya pernah bertugas di PLTA Tes,Lebong pada tahun 2015 silam.Lalu pada tahun 2016 beliau dipindah tugaskan ke Unit pengendalian Pembangkitan (UPDK) Bengkulu,Ujan Mas.

Data terhimpun pada Jumat lalu (26/10) Rizal bersama Istrinya Wita Sriani dan anaknya Kiara Aurine Ganienra Gimitri yang masih berumur kurang lebih  dua tahun menghadiri acara Hari Listrik Nasional (HKN) yang digelar di UPDK Bengkulu, Kecamatan Ujan Mas tempatnya bekerja.

Sehabis menghadiri acara HLN, Sabtu (27/10) Rizal bersama istri dan anaknya berangkat ke Jakarta. Lalu pada Senin pagi mereka terbang ke Pangkal Pinang dan saat itulah terjadi tragedi nahas tersebut.

Pirwan selaku Manager bagian Operasi dan Pemeliharaan UPDK Bengkulu,Ujan mas ketika dikonfirmasi ia membenarkan bahwa Rizal merupakan stafnya dan saat ini sedang mengambil cuti untuk mengantar anak dan istrinya pulang ke Bangka Belitung.

Sementara itu Badan SAR Nasional menemukan puing-puing, perlengkapan, dan potongan tubuh manusia yang diduga terkait dengan jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Laut Jawa, Senin (29/10/2018) pagi. Hingga kini, proses evakuasi masih dilakukan tim Basarnas.

Lokasi ditemukannya puing hingga potongan tubuh itu hanya berjarak 2 nautical mile dari titik koordinat yang diberikan menara Air Traffic Control Bandara Soekarno-Hatta kepada Basarnas. Titik koordinat yang diberikan menara ATC itu adalah terakhir kalinya kontak dilakukan dengan pesawat.

Pesawat buatan 2018 ini, baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 Agustus 2018. Dinyatakan laik operasi. Dikomandoi Capt. Bhavye Suneja, copilot Harvino bersama enam awak kabin atas nama Shintia Melina, Citra Noivita Anggelia, Alviani Hidayatul Solikha, Damayanti Simarmata, Mery Yulianda, dan Deny Maula.  Kapten pilot sudah memiliki jam terbang lebih dari 6.000 jam terbang dan copilot telah mempunyai jam terbang lebih dari 5.000 jam terbang

Pihak Lion air sangat prihatin dengan kejadian ini, dan akan berkerjasama dengan instansi terkait dan semua pihak sehubungan dengan kejadian ini. “Terkait dengan kejadian ini kami membuka crisis center di nomor telepon 021-80820000 dan untuk infomasi penumpang di nomor telpon 021-80820002,” tulis pihak lion air yang disampaikan ke segenap media masa.

Sedangkan menurut Kementerian Perhubungan, pesawat ini membawa 178 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak, 2 bayi, 2 pilot dan 5 awak atau flight attendant. Dari jumlah penumpang tersebut, 20 di antaranya merupakan pegawai Kementerian Keuangan ( Kemenkeu). Pihak kementerian pun berupaya mengumpulkan data terkait informasi tersebut.

“Dari data sementara yang kami kumpulkan, data sementara ada 20 orang yang terdiri dari 3 pegawai KPKNL Ditjen KN, 5 pegawai KPPN dan Kanwil Ditjen Perbendaharaan, serta 12 pegawai KPP Ditjen Pajak di Bangka dan Belitung,” kata Kepala Humas Kemenkeu Nufransa Wira Sakti saat dihubungi Senin (29/10/2018). dirilis kompas.com

Berikut daftar 181 penumpang tersebut:
1. Rang Adiprana
2. Vivian Afifa
3. Indra Bayu Aji
4. Firmansyah Akbar
5. Wahyu Alldila
6. Resky Amalia
7. Restia Amelia
8. Muhammad Andrian
9. P. Anggrimulja
10. Dede Angraini
11. Liu Anto
12. Vicky Ardian
13. Arfiyandi
14. Reni Ariyanti
15. Riyan Aryandi
16. Chairul Aswan
17. Paul Ayorbaba
18. Fauzan Azima
19. Naqiya Azmi
20. Berly Boen
21. Adoni Bongkal
22. Matth Bongkal
23. Hari Budianto
24. Ar. Budiastuti
25. Ken Cannavaro
26. Liu Chandra
27. Fe Christanto
28. Ariska Cici
29. Dadang
30. Nursi Damanik
31. Dia Damayanti
32. Dary Daryanto
33. Janu Daryoko
34 . Prato Dewanto
35. Inayah Dewi
36. Jannatun Dewi
37. Sui Di
38. Dolar
39. Dony
40. Dwinanto
41. Abdul Efendi
42. Capt. Efendi
43. Jan Efriyanto
44. Sri Endang
45. Eryanto
46. Xhe Fachridzi
47. Mohammad Fadillah
48. Der Febrianto
49. Filzaladi
50. Fiona Ayu Zen
51. Trie Gautama
52. Achmad Hadi
53. Tri Hafidzi
54. Fifi Hajanto
55. Ibnu Hantoro
56. Hardy
57. Fais Harharah
58. Darw Harianto
59. Har Harwinoko
60. Chandra Hasan
61 Has Hasnawati
62. Hedy
63. Hendra
64. Herju Herjuno
65. Dewi Herlina
66. Henny Heuw
67. Ambo Malis HM
68. A Innajatullah
69. Dicky Jatnika
70. Ervin Jayanti
71. Muhammad Jufri
72. Tami Julian
73. Juma Jumalih
74. HK Junaidi
75. Dodi Junaidi 
76. Vera Junita
77. Karmin Karmin
78. Y Kartikawati
79. Kasan
80. Tesa Kausar
81. Abdul Khaer
82. Sui Khiun
83. Khotijah
84. Chandra Kirana
85. Ariauw Komardy
86. Igan Kurnia
87. Mariya Kusum
88. Liany
89. Linda
90. Luhba Toruan
91. Mahheru
92. Andr Mangredi
93. Martono
94. Sekar Maulana
95. Mito
96. Moejiono
97. Monni
98. Msyafii
99. Akma Mugnish
100. Murdiman

  1.  Murita
    102. .Muhammad Nasir
    103. Njat Ngo
    104. Nie Nie
    105. Zulva Ningrum
    106. NoeGrohantoro
    107. Noorviantoro
    108. Agil Nugroho
    109. Hesti Nuraini
    110. Joyo Nuroso
    111. Nurramdhani
    112. Onggomardoyo
    113. Yoga Perdana
    114. Chris Prabowo
    115. Riwan Pranata
    116. Rio Pratam
    117. Junior Priadi
    118. Ruslian Purba
    119. Puspita Putri
    120. Fatikah Putty
    121. N Rabagus
    122. Shan Ramadhan
    123. Ruma Ramadhan
    124. Muchta Rasyid
    125. Ema Ratnapuri
    126. Rebiyanti
    127. Nur Rezkianti
    128. Rijalmahdi
    129. Muhammad Riyadi
    130. Imam Riyanto
    131. Akhim Rokhmana
    132. Romhan Sagala
    133. Sah Sahabudin
    134. Martua Sahata
    135. Ubaidi Salabi
    136. Nikky Santoso
    137. Yunit Sapitri
    138. Mawar Sariati
    139. Ase Saripudin
    140. Hi Saroinsong
    141. Sas Sastiarta
    142. Rudolf Sayers
    143. Nata Setiawan
    144. Cosa R Shabab
    145. Shella
    146. Sian
    147. Man Sihombing
    148. Yul Silvianti
    149. Nu Sitharesmi
    150. Nia Soegiyono
    151. Rizal Sputra
    152. Mack Stanil
    153. Eka M Suganda
    154. Rank Sukandar
    155. Idha Susanti
    156. Rober Susanto
    157. Wahyu Susilo
    158. Eko Sutanto
    159. Eling Sutikno
    160. Sya Syahrudin
    161. Hendra Tanjaya
    162. Tan Mr Toni
    163. Trianingsih
    164. Maria Ulfah
    165. Bambang Usman
    166. Verian Utama
    167. Miche Vergina
    168. Wanto
    169. Wendy
    170. Radik Widjaya
    171. Krisma Wijaya
    172. Daniel Wijaya
    173. Andr Wiranofa
    174. Witaseriani
    175. Wulurastuti
    176. Nicko Yogha
    177. Reo Yumitro
    178. Yuniarsi
    179. Yunita
    180. Bayi 1
    181. Bayi 2

Daftar pilot dan awak kabin pesawat nahas tersebut berdasarkan data Kemenhub:
1. Bhavve Suneja (Pilot)
2. Harvino (Co-pilot)
3. Shintia Melina (Supervisi pramugari)
4. Citra Novita Anggelia Putri (Pramugari)
5. Alfiani Hidayatul Solikah (Pramugari)
6. Fita Damayanti Simarmata (Pramugari)
7. Mery Yulyanda (Pramugari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *