Sejak 2015 Air Tidak Mengalir, Warga Lebong Sesalkan Pelayanan PDAM

0
797
Kantor PDAM TTE Lebong

PEWARTA : YOFING DT
KAMIS 19 JULI 2018

GO LEBONG – Lebong terkenal dengan daerah pegunungan dan kaya akan sumber mata air serta dialiri sungai-sungai besar. Tapi heran masyarakat Lebong masih saja kekurangan dan kesulitan akan air bersih. Sedangkan di Kabupaten Lebong terdapat satu-satunya perusahan daerah sebagai penyuplai air bersih hanya PDAM Tirta Tebo Emas (TTE).

Namun, masyarakat belum bisa menikmati keberadaa TTE tersebut. Sehingga sangat disesalkan, terutama warga Kecamatan Amen dan Lebong Utara. Karena sudah hampir tiga tahun terakhir tepatnya tahun 2015 hingga sekarang air bersih dari PDAM Tirta Tebo Emas tidak lagi mengalir.

Sebagaimana disampaikan Rovi Ardiansyah, warga Kelurahan Amen Kecamatan Amen Kabupaten Lebong, dia sangat kecewa dengan kinerja PDAM yang dianggap olehnya sangat mengecewakan masyarakat, lantaran dinilai belum bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“Hal ini terbukti masih banyak sekali daerah di Lebong yang hanya tertanam pipa PDAM namun tidak dialiri air. Untuk apa buang-buang uang negara, jika tidak ada asas manfaatnya. Kami sudah berulang kali menyampaikan keluhan ke PDAM, sepertinya diabaikan saja,” ucap Rovi, Kamis sore (19/07) disaat ia mengunjal Air bersih dari mata air yang terdapat di Desa Lemeu.

Parahnya lagi, lanjut Rovi, pihak PDAM malah saling menyalahkan sesama intern mereka. Direktur menyalahkan pegawainya yang tidak bisa kerja, begitu juga sebaliknya anak buahnya menyalahkan direktur yang tidak bisa memimpin.

“Malah pengakuan dari pegawai PDAM TTE dari sekian mereka ada yang gajinya hingga delapan bulan belum dibayar dengan alasan keuangan perusahaan lagi failid, Kan lucu sebagai satu-satunya perusahaan penyuplay air bersih di Kabupaten Lebong tanpa ada kompetitor mereka masih saja rugi,” sesal Rovi.

Baru-baru ini dibentuk dan dilantik Badan Pengawas yang baru, namun hingga sekarang belum juga terlihat apa perubahan yang berpihak ke masyarakat. Untuk itu selaku salah seorang warga ia berharap ada perhatian dari pemerintah agar meninjau kembali PDAM TTE.

“Kami kira, lebih ada perombakan personil dalam tubuh PDAM TTE, Sebab sudah bertahun-tahun hanya menghabiskan dana saja, sedangkan manfaat bagi masyarakat tidak dapat dibuktikan. tentunya menempatkan tenaga yang pas serta menguasai di bidangnya supaya kedepannya menjadi lebih baik,” tutup Rovi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here