Pernah Aniaya Satpam Sekolah, Siswa SMKN Ini Tidak Lulus

0
475
Suasana di halaman SMKN2, dipadati siswa yang melihat pengumuman kelulusan mendapat pengamanan aparat

PEWARTA : EDWAR
RABU 2 MEI 2018

GO BENGKULU UTARA – Salah seorang siswa SMKN 2 bengkulu Utara, Govinda Rizki tidak dapat bersukacita saat pengumuman kelulusan pada rabu (2/5). Pertimbangan pihak sekolah, selain nilai ujiannya rendah, juga lantaran siswa ini pernah melakukan penganiayaan terhadap satpam sekolah.

Hal itu tidak dibantah oleh kepala sekolah SMKN2, Firdaus SPd. Menurut dia, selaku anak didik dan pelajar, tidak patut melakukan tindak pidana seperti itu. dengan demikian, hari bahagia bagi siswa-siswi yang lain, malah dirasakan sebaliknya oleh Govinda.

“Iya benar, salah satu murid kami yang tidak lulus, merupakan murid yang pernah melakukan penganiayaan terhadap satpam sekolah pada jam sekolah, yang berujung hingga ke kepolisian,” ungkap Firdaus.

Dibeberkan Firdaus, selain lantaran perbuatannya, standar nilai yang dicapai oleh siswa dimaksud jauh daripada cukup. Dari 10 mata pelajaran yang diikutinya dalam ujian hanya lulus 20 persen yakni 2 mata pelajaran.

“Tidak hanya karena itu saja Govinda tidak bisa kita luluskan, nilai ujiannya juga rendah dan tidak memenuhi standar, sehingga berat bagi kami untuk mengambil keputusan meluluskannya,” beber Firdaus.

Selain Govinda, lanjut dia, ada tiga orang siswa yang juga mengalami penundaan kelulusan. karena masalah satu mata pelajaran yang belum dipenuhi. Meski demikian, pihak skeolah memberikan kesempatan kepada ketiga siswanya tersebut agar memperbaikinya.

“Jika ketiganya cepat menyelesaikan satu mapel ini, dapat kita luluskan tanpa harus menunggu waktu satu tahun,” demikian Firdaus.

Editor : Uj

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here