Kepolisian Perketat Pengamanan Tempat Ibadah

0
248

PERWARTA : SULISWAN
MINGGU 13 MEI 2018

GO BENGKULU UTARA – Pasca terjadinya bom bunuh diri yang meluluhlantakkan 3 gereja di Kota Surabaya, diduga dilakukan oleh satu keluarga. Menggerakkan aparat Kepolisian untuk memperketat pengamanan tempat ibadah di masing-masing daerah.

Di kabupaten Bengkulu Utara, Kapolres AKBP Ariefaldi WN SH SIK MM mengintruksikan personilnya untuk menjaga sejumlah tempat ibadah umat kristiani yang ada di daerah itu. Kapolres sendiri ikut turun memantau kegiatan ibadah di sejumlah gereja pada minggu (13/5).

“Kita kerahkan personil untuk tindakan pengamanan tempat ibadah guna pengamanan serta meningkatkan kewaspadaan. Kita juga menambah giat-giat Kepolisian dalam penjagaan, pengamanan, patroli, penyelidikan dan razia,” kata Ariefaldi, Minggu (13/05).

Diharapkan oleh Kapolres, pihak-pihak lain seperti komunitas-komunitas yang ada di Bengkulu Utara agar dapat sama-sama menjaga situasi, tetap tenang dan tingkatkan kewaspadaan.

Pihaknya juga melakukan koordinasi dengan semua unsur terkait. Pengamanan di Mapolres Bengkulu Utara juga ditingkatkan, semua kendaraan masuk dilakukan pemeriksaan sesuai SOP.
“Kita meminta semua pihak mendukung perangi terorisme dan gerakan-gerakan radikalisme, khususnya di Bengkulu Utara,” tegas Kapolres.

Editor : Uj

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here