Sebelum Tewas, Korban Sempat Menyebutkan Nama Pembunuhnya

0
1511
Pembunuh An (tengah) didampingi Kasat Reskrim AKP M Jufri SIK (kanan)

PEWARTA : SULISWAN
KAMIS 3 MEI 2018

GO BENGKULU UTARA – Ibu Rumah Tangga (IRT) ditemukan terkapar bersimbah darah sekira pukul 9:30 WIB Kamis (3/5), di kediamannya di Desa Lagan Bungin kecamatan Talang Empat kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), propinsi Bengkulu.

Tetangga awalnya mendengar suara teriakan berasal dari dalam rumah, setelah didatangi ditemukan korban dalam posisi terlungkup di lantai dapur bersimbah darah, dan sejumlah luka tusukan.

Guna menyelamatkan korban, tetangga bergegas membawanya ke rumah sakit. Naasnya, belum berapa lama mendapat pemeriksaan dan perawatan, nyawa korban tidak tertolong lagi dan dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis.

Sebelum Meninggal korban bernama Nita Fitriani berusia 21 tahun ini sempat menyebutkan nama pelaku, berinisial An (28) yang merupakan tetangganya sendiri, korban berucap dia dibunuh karena menolak diperkosa oleh pelaku.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Ariefaldi WN SH SIK MM melalui Kapolsek Talang Empat, Iptu Kaisar Ariadi Pradesa SIK mengungkapkan, pelaku telah ditangkap atas kerjasama personil Polsek Talang Empat, dibantu oleh tim Opsnal Polres Bengkulu Utara sekitar pukul 10:00 WIB, atau tidak lama setelah kejadian.

“Setelah ditangkap, pelaku saat ini kita amankan di Mapolsek, beserta barang bukti sebilah pisau. Selanjutnya kita akan mengembangkan penyelidikan dan memeriksa para saksi,” kata Kapolsek.

Pelaku nekat membunuh korban karena melakukan perlawan ketika hendak diperkosa. Atas perbuatan ini, pelaku dijerat pasal 338 sub pasal 354 ayat 2 jo pasal 351 ayat 3 KUHP.

Editor : Uj

 


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here