/
/
advetorialbengkulu-utaraheadline

Dewan BU Bongkar Catatan, Berikut Paparan Penilaian Terhadap Penyelenggara Pemerintahan

60
×

Dewan BU Bongkar Catatan, Berikut Paparan Penilaian Terhadap Penyelenggara Pemerintahan

Sebarkan artikel ini
Juru bicara fraksi Nasdem, Slamet Waluyo sampaikan pandangan

PEWARTA : SULISWAN
JUMAT 20 APRIL 2018

GO BENGKULU UTARA – Paripurna DPRD Bengkulu Utara Pada Jumat (20/4), penyampaian pandangan umum 7 fraksi atas dua Raperda yang diajukan oleh pihak eksekutif sebelumnya.  Dewan membongkar catatan, disebutkan soal sejumlah target strategis dan program termasuk kebijakan penyelenggara pemerintahan, yang dinilai masih belum optimal.

Segenap Anggota DPRD BU dalam paripurna pandangan 7 fraksi terhadap 2 Raperda

Juru bicara fraksi Nasdem, Slamet Waluyo Sucipto dalam kesempatan itu antara lain mengemukakan, saat ini sudah separuh priode masa kepemimpinan Mian-Arie, dan bukan lagi saatnya bicara soal politik tetapi sudah harus menilai dan mencermati soal prestasi dan kinerja.

“Fungsikan baperjakat secara maksimal dan optimal, kemudian tempatkan pegawai secara proporsional. Kami menilai politik di Bengkulu Utara ini masih didominasi oleh like or dislike,” kata Slamet dalam pemnyampaiannya, Jumat.

segenap unsur terkait dan undangan mendengarkan pandangan fraksi

Penempatan ASN tidak dinilai dari kesenioran, kepatutan dan ketaatan atau dinilai dari kebutuhan. Masih banyak ASN ditempatkan hanya berdasarkan rasa suka atau tidak suka.

“Oleh sebab itu, Fraksi Nasdem menyarankan kepada Bupati melalui wakil Bupati untuk menempatkan ASN sesuai dengan kemampuan, profesional agar menyentuh kepada kebutuhan kerja, sehingga roda pemerintahan dapat berjalan lebih baik,” tandas Slamet.

Lebih jauh dinilai oleh Slamet, pelaksanaan pembangunan yang telah dianggarkan, baik urusan wajib maupun urusan pilihan, yang muaranya agar masarakat segera menikmati hasilnya, ternyata sampai hari ini masih banyak yang belum dilaksanakan.

Oleh sebab itu ia menekankan agar fungsikan Balitbang sebagai OPD sentral, guna meneliti dan mengkaji serta memberikan jalan untuk optimalisasi pembangunan.

“Kepada Bupati, melalui wakil Bupati yang hadir saat ini, optimalkan program-program yang telah dianggarkan, dan kami ingatkan untuk pembahasan APBD perubahan, kita menghendaki pelaksanaan APBD murni harus terukur rasio mencapai 60 persen.” kata Slamet.

Paripuna dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD, Bambang Irawan, di hadiri Wakil Bupati selaku pihak eksekutif, segenap anggota dewan, Unsur FKPD, OPD serta undangan dan pihak terkait lainnya.

Editor : Uj

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *